3 Julai 2015

JALUR LCD NOKIA 1800







        Nokia 1800 Display and Keypad Solution Jumpers

Hello sobat pernahkah anda mengalami kejadian ponsel anda tidak nyala pada Lcd dan Keypad...? jangan terlalu panik dengankeadaan seperti itu karena kami akan membantu anda memperbaiki ponsel anda dengan cara yang akan kami tunjukkan, kami jelaskan sedikit bahwah tentang kerusakan Nokia 1800 lampu Lcd dan Keypad mati total... Berikut penjelasannya..




Lampu tidak menyala (Cek) jalur yang 11 dan 12



 













lakukan pengecekan pada jalur lampu terlebih dahulu,kebanyakan penggantian Lcd blank atau lampu tidak menyala di sebabkan faktor jalur putus.maka dari itu cek jalur gambar atau jalur lampu terlebih dahulu.sekian penjelasan dari kami,
Selamat Mencoba.... dan Semoga Berhasil

 sumber:
http://tipsdantrikjumperhp.blogspot.com/2012/10/cara-memperbaiki-nokia-1280-lcd-dan.html

13 Jun 2015

System Konfigurasi (MSCONFIG) Windows 7

System Configuration merupakan tools dalam system operasi Windows 7 yang dapat membantu mengidentifikasi masalah (problem) yang menyebabkan komputer tidak bisa startup dengan benar. System Configuration ini pada versi Windows XP kebawah sering disebut dengan Msconfig (Microsoft System Configuration Utility).

Seperti telah disebutkan diatas, dalam System Configuration ini kita dapat melakukan troubleshooting khususnya yang menyangkut proses startup windows. Dalam System Configuration ini kita bisa mendisable software, device driver dan windows service yang bisa menyebabkan komputer lambat, atau misalkan kita ingin melakukan pengaturan proses booting misalnya secara default windows dipaksa booting ke dalam “safe mode”.

Untuk masuk ke jendela System Configuration dalam Windows 7 ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Dengan mengetikan: System Configuration dalam kotak Search file and program pada Start Menu atau,
  • Klik tombol Start, klik Control Panel, klik System and Maintenance, klik Administrative Tools dan double klik System Configuration.
Dalam jendela System Configuration ini terdapat 5 tab utama, yaitu:

1. General
Berisi pengaturan untuk memilih software atau aplikasi yang harus dibuka saat Windows startup. Disini terdapat 3 pilihan yaitu:

system configuration general

  1. Normal startup .
    Windows akan menjalankan semua aplikasi yang telah dijadwalkan berjalan pada saat windows startup.
  2. Diagnostic startup .
    Ketika kita mengaktifkan opsi ini, maka pada saat windows akan berjalan, akan muncul pertanyaan terlebih dahulu tentang aplikasi apa saja yang akan kita jalankan atau tidak (kita tinggal ketik Y atau N aja (yes/no) sebagai jawabannya)
  3. Selective startup .
    Disini kita bisa memilih dan menentukan aplikasi atau service apa saja yang boleh atau tidak boleh dijalankan saat windows start up. Item-item tersebut sebelumnya kita pilih terlebih dahulu pada tab Startup dan Services. Misalnya ketika kita mendisable beberapa item yang terdapat pada tab Startup maka secara otomatis pilihan Selective Startup ini akan aktif.
2. Boot
Berisi pengaturan tentang boot option dan advanced debugging system yang digunakan oleh system operasi. Pada boot option sendiri terdapat beberapa pilihan yaitu:

system configuration boot

  1. Safe boot: Minimal.
    Boots to Windows Explorer in safe mode, running only critical system services. Networking is disabled.
  2. Safe boot: Alternate shell.
    Boots to the Windows Command Prompt in safe mode running only critical services. Networking and desktop are disabled.
  3. Safe boot: Active Directory repair.
    Boots to the Windows desktop in safe mode, running critical system services and Active Directory.
  4. Safe boot: Network.
    Boots to the Windows desktop in safe mode, running only critical system services. Networking is enabled.
  5. No GUI boot.
    Does not display the Windows desktop when booting.
  6. Boot log.
    Stores all information from the boot process in the file %SystemRoot*Ntbtlog.txt.
  7. Base video.
    Boots to the Windows desktop in minimal VGA mode. This loads standard VGA drivers, rather than those specific to the video hardware of the computer.
  8. OS Boot information.
    Shows driver names as they are loaded during the boot process.
  9. Make all boot settings permanent.
    When this option is selected, you cannot roll back your changes by selecting Normal Startup on the General tab; all options that you wish to change back will have to be altered manually.
3. Services
Berisi list tentang program (service)  apa saja yang akan berjalan bersamaan saat windows startup. Untuk meng-enable atau disable program atau service tersebut kita tinggal chek atau uncheck pada listnya tersebut.

system configuration services

4. Startup
Berisi list software aplikasi yang akan berjalan secara otomatis setelah windows startup. Sama severti pada tab Services, kita tinggal check atau uncheck untuk enable atau disable aplikasi yang diinginkan.

system configuration startup

5. Tools
Pada tab ini akan terdapat link terhadap tool-tool yang biasa digunakan untuk diagnosa komputer seperti Action Center, Computer Management, Event Viewer, Performance Monitor, Resource Monitor, Task Manager, Command Prompt, Registry Editor, System Restore dan lain-lain.

system configuration tools

Demikianlah sedikit info mengenai System Configuration Windows 7, mudah-mudahan bisa berguna terutama pada saat mendiagnosa permasalahan  yang terjadi saat windows startup.


sumber: http://www.catatanteknisi.com/2012/05/system-configuration-msconfig-windows-7.html

8 Jun 2015

cara mempercepat windows 7

Panduan Cara Mempercepat Windows 7 ini sebagian besar isinya diambil dari ebook komputer yang berjudul "Windows... On Speed" dengan beberapa pengurangan dan tambahan yang dirasa perlu. Ebook ini berisi tutorial tentang bagaimana caranya mempercepat komputer yang makin hari-makin lambat.


cara mempercepat windows 7
Dalam panduan ini akan dijelaskan penyebab komputer lambat, bagaimana caranya untuk menyimpan data dan mengurangi fragmentasi hardisk, bagaimana menghapus program secara tuntas sehingga terhindar dari penumpukan registri sampah, aplikasi apa saja yang seharusnya digunakan untuk memelihara sistem komputer agar tetap prima, bagaimana melindungi komputer dari serangan malware dan membersihan malware yang telah menginfeksi sistem dan bagaimana membersihkan hardware komputer agar terhindar dari kerusakan.

1. Beberapa Penyebab Komputer Lambat

Penyebab utama yang membuat komputer lambat adalah Software atau aplikasi yang terinstal. Hal ini dapat mempengaruhi integritas dan kinerja sistem operasi dalam berbagai cara. Dibawah ini adalah beberapa penyebab utama komputer menjadi lambat :

1.1 Fragmentasi  Hard disk

Pada hard disk yang sempurna, setiap file yang ditulis dalam satu potongan yang bersebelahan dengan tidak ada ruang kosong di depan atau di belakangnya. Dalam prakteknya, bagaimanapun, file tidak statis. Selalu ada penambahan file baru, bertambah atau berkurangnya ukuran file yang ada, atau bahkan ada file yang dihapus yang menyebabkan adanya ruang kosong diantara susunan file-file yang ada.

Fragmentasi adalah apa yang terjadi ketika file ditulis ke potongan-potongan kecil di ruang kosong di seluruh hard disk. Sistem file NTFS telah membantu mengatasi masalah ini yaitu dengan mengutamakan menyimpan data secara bersebelahan selama ruang yang cukup masih tersedia.

Tetapi walau bagaimanapun fragmentasi hardisk akan bertambah banyak seiring dengan aktifitas kita menambah, mengedit dan menghapus file-file pada hardisk tersebut. Informasi lain mengenai fragmentasi hardisk ini dapat dilihat pada postingan sebelumnya "mengenal fragmentasi dan defragmentasi pada hardisk".


1.2 Aplikasi yang berjalan dan kapasitas RAM

Penyebab kedua yang menyebabkan komputer lambat adalah banyaknya aplikasi yang berjalan dan kecilnya kapasitas memory atau RAM yang terpasang. RAM atau Random Access Memory adalah bentuk penyimpanan data sementara untuk sistem operasi dan program yang berjalan.

Masalahnya adalah ketika jumlah RAM terbatas dan ketika lebih banyak ruang diperlukan maka Virtual Memory Manager (VMM) akan memindahkan sebagian data ke swap file pada hardisk. Proses swapping dari memori ke hard disk ini tentu saja dapat memperlambat sistem karena hard drive lebih lambat dibandingkan dengan media penyimpanan memory atau RAM tersebut.

Kesalahan lainnya adalah semakin banyak software aplikasi yang diinstal yang biasanya setiap software akan menambahkan sendiri ke Windows Auto Start dan tentu saja hal ini akan semakin membebani kinerja memory dan akhirnya bisa memperlambat sistem komputer kita..

1.3 Space yang tersisa pada Hardisk

Masalah ini berhubungan langsung dengan yang disebutkan sebelumnya yaitu VMM. Windows membutuhkan ruang untuk menyimpan data sementara pada hard drive. Ketika ruang yang tersisa pada sistem drive sangat minim, maka perangkat lunak dan seluruh sistem operasi menjadi tidak responsif atau komputer menjadi hang.

1.4 Malware

Malware adalah singkatan dari malicious software atau perangkat lunak berbahaya. Ini adalah bagian dari perangkat lunak yang biasa dikenal sebagai virus, adware, atau worm yang menginfeksi komputer dan memakan sumber daya sistem sehingga mengganggu dan dapat menurunkan kinerja sistem secara keseluruhan.

Informasi mengenai malware ini bisa dilihat pada postingan sebelumnya tentang "pengertian dan jenis-jenis malware".

1.5 Registry Windows

Hampir setiap komponen dari sistem operasi menyimpan pengaturan dan konfigurasi informasi dalam Registry Windows . Ini termasuk driver hardware, profil pengguna, dan aplikasi atau program dari pihak ketiga, Registry Windows adalah database hirarki yang kompleks dan terus dirujuk untuk informasi tentang komputer.

Masalah dengan database adalah bahwa entri menjadi usang. Software yang dihapus, misalnya, dapat meninggalkan kunci registri yang tidak lagi memiliki fungsi apapun. Di sisi lain, proses instalasi program yang salah atau komputer yang crash dapat menyebabkan konflik atau rusaknya file registry penting. Masalah dengan registri ini akan menyebabkan komputer menjadi lambat karena kesulitan dalam menemukan informasi yang sedang dicari.

1.6 Masalah Hardware

Masalah hardware bisa bermacam-macam. Sebuah bagian dari perangkat keras dapat rusak atau mungkin ada konflik driver yang menyebabkan komputer melambat. Isu-isu ini tidak bisa ditebak dan sering kali kita sulit untuk memecahkan masalah.

1.7 Overheating

Dalam sebuah CPU komputer terdapat kipas (fan) yang berfungsi untuk mengalirkan udara untuk menjaga komponen hardware seperti CPU (Central Processing Unit), power supply, dan kartu grafis dari overheating (kepanasan). Kinerja komputer dapat menurun secara drastis jika Prosesor terlalu panas. Penyebab overheating ini biasanya karena fan Processor yang mati atau kotor.

1.8 Kartu Grafis

Sebuah kartu grafis dengan 'shared memory' biasanya memory yang onboard tidak mempunyai memori sendiri, tetapi berbagi dengan memori RAM . Jadi setiap kali komputer menjalankan suatu aplikasi yang membutuhkan visual yang bagus seperti game dan aplikasi multimedia maka share memori akan penuh sehingga apabila kapasitas RAM kecil maka akan membuat sistem lambat atau bahkan crash . Untuk menghindari hal tersebut maka disarankan untuk memakai kartu grafis yang mempunyai memori sendiri.

2. Bagaimana Caranya Mempertahankan Performa Komputer dalam Kondisi Terbaik

Hal pertama yang harus kita ketahui adalah bahwa seiring dengan berjalannya waktu, windows yang kita gunakan akan semakin melambat. Hal ini terjadi karena adanya aktifitas kita seperti browsing, update driver, menulis dan menghapus data, menginstal dan uninstal software dan lain sebaginya yang menyebabkan terjadinya fragmentai hardisk, bertambahnya file temporary yang tidak diperlukan lagi, dan sebaginya yang semuanya itu akan berpengaruh pada melambatnya performa komputer.

Namun, dengan melakukan perawatan yang tepat maka kita bisa mempertahankan agar performa komputer tetap dalam kondisi terbaik. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan itu.

2.1 Membuat Partisi Khusus untuk System dan Data 

File sistem dan data pribadi harus disimpan pada partisi terpisah dan lebih baik lagi disimpan pada hardisk yang berbeda. Ini akan menguntungkan Anda karena dua alasan yang sangat praktis. Pertama-tama, drive sistem Anda tidak akan cepat mengalami fragmentasi. Kedua, data pribadi Anda akan aman dalam kasus sistem operasi gagal booting atau perlu diinstal ulang.

Membagi hardisk menjadi 2 partisi atau lebih ini sebaiknya dilakukan pertama kali saat kita menginstal windows. Tetapi kita juga bisa membagi atau mengatur ulang besarnya partisi ini saat windows telah terinstal. Yang harus diperhatikan adalah selalu lakukan backup data terlebih dahulu sebelum melakukan pengaturan partisi hardisk.

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mem-partisi hardisk. Ingatlah untuk memberikan ruang yang cukup pada partisi sistem, karena hal ini membantu sistem operasi untuk bekerja dengan lancar.

Untuk Windows 7 setidaknya alokasikan space hardisk untuk partisi sistem sebesar 20 GB atau lebih apabila kita berencana untuk menginstal banyak software. Pastikan partisi ini memiliki minimal 5 GB free space setiap saat. Jika kurang maka kita harus meng-uninstal program, menghapus file atau mengatur ulang besarnya partisi dengan tool bawaan Windows yaitu Disk Management Tool.

Untuk mengelola partisi hardisk pada Windows 7 caranya adalah sebagai berikut:

Klik > Start Menu, kemudian ketik : partition pada kotak  > Search Programs and files

Akan muncul jendela > Disk Managemet, disini kita bisa melihat ukuran dan berapa banyak free space yang tersisa.

Untuk menambah kapasitas partisi sistem, maka kita terlebih dahulu harus mengecilkan partisi yang lain. Sebaliknya juga apabila kita ingin menambah partisi yang lain maka partisi sistem yang harus dikecilkan terlebih dahulu.


Klik kanan partisi yang ingin dikecilkan, kemudian klik > Shrink Volume, tunggu sebentar sampai tool ini melakukan perhitungan besarnya space yang memungkinkan untuk dikecilkan selanjutnya kita tentukan nilainya dalam satuan MB. Setelah itu klik > Shrink to start the process.


Setelah berhasil maka akan muncul > Unallocated pada jendela Disk Management tersebut. Selanjutnya kita bisa menggunakan space tersebut untuk ditambahkan ke partisi yang ada atau membuat partisi baru.

Untuk menambahkan space tersebut ke partisi yang lain, tinggal klik kanan pada partisi yang akan ditambahkan, pilih > Extend Volume...

Sedangkan apablila akan membuat partisi baru dari unallocated space yang tadi, maka klik kanan dan pilih > New Simple Volume ... dan ikuti langkah-langkah selanjutnya, yaitu menentukan besarnya space yang akan dialokasikan ke partisi baru, menentukan drive letter, dan file system yang akan digunakan. Tips : Gunakanlah file system NTFS saat akan memformat partisi.



2.2 Memindahkan Semua Data Pribadi ke Partisi Data

Sekarang kita sudah memiliki dua partisi hard disk dan ruang yang cukup pada drive sistem, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa data pribadi seperti folder My Documents dan user profiles yang terdapat pada partisi system (drive C:) ikut dipindah ke partisi yang lain.

Berikut cara untuk memindahkan personal files kita secara manual ke partisi atau drive yang baru :

Klik Start Menu > Klik pada nama user (misal Admin) dan pilih > Open
Klik kanan folder yang akan dipindah, misalnya folder My Documents, klik . Properties, pilih tab > Location , pilih > Move.. pastikan nama foldernya sama dengan nama folder sebelumnya misalnya G:\My Documents

Sekarang apabila Anda menyimpan file ke folder My Document yang ada di start menu atau melakukan send to My Documents, maka otomatis akan tersimpan ke folder G:\My Documents tadi.




2.3 Lakukan Disk Cleanup

Utilitas Disk Cleanup akan mencari file-file temporary, file yang terdapat di Recycle Bin, file kesalahan sistem, dan banyak lagi. Untuk menjalankan Disk Clenup klik > Start dan ketik> Disk Cleanup di kolom > Search programs and files. Pilih drive yang ingin dibersihkan dan klik> OK.

Windows akan menghitung berapa banyak space hardisk yang bisa dibersihkan. Pilih file yang ingin Anda hapus, klik> OK.


Apabila kita menginginkan proses disk cleanup ini berjalan secara otomatis, maka ita harus memasukkannya ke Task Scheduller. Seperti biasa caranya adalah klik > Start dan ketik> Task Scheduler ke dalam kolom pencarian. Dari menu pilih> Create Basic Task ...

Masukkan nama untuk tugas, klik> Next untuk menentukan frekuensi tugas, saya sarankan mingguan, klik> Next lagi untuk memilih hari dan waktu, klik> Next untuk memilih tindakan, dalam hal ini> Mulai program, klik > Next dan> Browse ... untuk> Cleanmgr.exe dari> C: \ WINDOWS \ system32 \ folder, kemudian klik> Open untuk memilih utilitas. Sekarang Anda dapat mengubah drive di mana drive akan dieksekusi. Masukkan> / d diikuti oleh huruf drive masing-masing dan titik dua, misalnya> / d D: ke> Add argumen. Setelah selesai, klik> Berikutnya, melihat ringkasan dan klik> Finish untuk menyimpan tugas.


2.4 Lakukan Defrag Hardisk secara berkala

Anda harus secara teratur melakukan defragment hardisk Anda. Seberapa sering tergantung pada seberapa cepat disk Anda menjadi sangat terfragmentasi, yang tergantung pada seberapa sering Anda menambahkan dan menghapus program atau mengubah file pribadi. Semakin terfragmentasi hard drive Anda, semakin lama juga waktu untuk melakukan defragmentasi maka adalah ide yang baik untuk menjalankan defrag 20% fragmentasi.

Untuk melakukan defrag hardisk bisa menggunakan tool bawaan Windows, caranya klik > Start> All Programs> Accessories> System Tools> Disk Defragmenter atau cukup ketik> defragment ke dalam kolom pencarian di Windows 7.

Defragmentasi ini dilakukan untuk setiap partisi atau hard drive secara terpisah. Terlebih dahulu Anda harus menganalisis disk masing-masing untuk melihat jumlah hardisk yang terfragmentasi. Jika perlu, Anda dapat mulai melakukan defragmentasi.



Secara default pada Windows 7, proses defragmentasi telah dijadwalkan untuk semua disk. Untuk mengubah jadwal Namun, hanya dapat berjalan ketika komputer sebenarnya dihidupkan, dan selama waktu yang dijadwalkan. Untuk mengubah jadwal kapan proses defragmentasi akan dilakukan, klik tombol > Configure schedule...



2.5 Bersihkan Windows Startup

Saat kita menginstal program maka biasanya program tersebut akan menambahkan diri ke menu startup Windows, saat. Meskipun saat aplikasi ini berjalan kita tidak menyadarinya, namun mungkin saja aplikasi tersebut memakan banyak RAM. Oleh karena itu startup dan menu boot Windows adalah latihan penting dalam menjaga kinerja komputer.

Tempat pertama yang harus Anda membersihkan adalah folder Startup. Klik > Start> All Programs, dan pilih> folder Startup. Hapus semua entri untuk program yang tidak kita inginkan.


Karena tidak semua program yang melakukan booting dengan Windows tercantum dalam folder di atas, maka kita harus menggunakan utility msconfig untuk melakukan pengaturan lanjutan. caranya klik Start> ketik > msconfig ke> pada kolom kolom pencarian .

Setelah jendela System Configuration terbuka, klik tab > tab Startup. Periksa entri hati-hati dan hapus tanda centang pada program yang tidak diinginkan untuk di-load secara otomatis pada saat windows booting. Setelah selesai klik OK dan restart komputer Anda.


2.6 Meningkatkan Virtual Memory

Seperti dijelaskan di atas, Virtual Memory digunakan apabila pemakainan RAM sudah overload. Memori yang digunakan untuk membuka program yang tidak sering digunakan akan dilimpahkan ke hardisk. Jika Anda tidak dapat meng-upgrade RAM Anda, maka peningkatan performa sistem bisa didapat dengan cara meningkatkan jumlah Virtual Memori ini, yang kita lakukan untuk meningkatkan virtual memori ini adalah dengan meningkatkan ukuran Paging File, yang mendefinisikan jumlah Virtual Memory yang dapat digunakan apabila penggunaan RAM fisik sudah habis.

Tetapi seperti telah dijelaskan sebelumnya, adalah bahwa hardisk ini lebih lambat bila dibandingkan media yang lain seperti USB Flashdisk. Oleh karena itu daripada membuat virtual pada hardisk, maka lebih baik menggunakan flashdisk. Untuk pemakaian jangka panjang tetap saja membeli RAM lebih baik daripada menggunakan cara ini, tetapi apabila untuk pemakaian jangka pendek maka tidak ada salahnya trik ini kita dicoba

Pada Windows 7 fitur ini disebut ReadyBoost dan Anda dapat langsung mengaksesnya dengan cara klik kanan pada USB Flashdisk Anda, kemudian klik kanan dan pilih > Properties.


Beralih ke tab> ReadyBoost dan pilih opsi > Dedicate this device to ready boost. Klik> Apply untuk menyimpan perubahan dan tunggu ReadyBoost mengkonfigurasi cache.


Anda kemudian akan melihat blocked out space dibawah > Computer.


Windows 7 dapat menangani hingga delapan flash drive dan total 256 GB Virtual Memory. Namun, tidak semua flash drive memenuhi karakteristik kinerja yang diperlukan untuk bekerja dengan ReadyBoost. Jika hal ini terjadi, Anda akan diperingatkan.

2.7 upgrade RAM Anda

Ketika Anda telah kehabisan semua langkah optimasi secara software, maka Anda harus mempertimbangkan untuk upgrade hardware Anda. Untuk komputer desktop dan laptop meng-upgrade RAM adalah cara yang murah dan mudah untuk meningkatkan kinerja sistem.

Sebelum Anda pergi untuk membeli RAM baru, namun, pastikan untuk mengetahui apa yang Anda butuhkan. Ada berbagai jenis modul RAM, tidak semua akan masuk ke komputer Anda, dan modul dari produsen yang berbeda atau dengan kinerja yang berbeda tidak boleh dicampur. Selain itu, slot memori di komputer Anda terbatas, dan begitu juga jumlah maksimum RAM yang didukung oleh sistem operasi. Oleh karena itu, sebelum membeli sesuatu sebaiknya kita mencari tahu apa yang dibutuhkan.

Gunakan software crucial system scanner untuk mengetahui jenis RAM yang diinstal pada komputer Anda.

2.8 Lindungi Sistem Anda dari Malware

Windows dilengkapi dengan beberapa tools standard yang akan melindungi komputer dari serangan malware. Untuk informasi lebih lanjut  bisa dilihat pada postingan sebelumnya tentang Pengertian Malware dan 10 Cara Menghindari Malware.

2.9 Uninstall Program dengan Tepat

Untuk meng-uninstall program, kita bisa menggunakan tool bawaan windows, caranya : klik > Start, ketik> Programs and Features. Pilih program yang akan di uninstal, kemudian klik> Uninstall atau> Uninstall / Change. Ikuti proses selanjutnya.


Ada kalanya dengan tool tersebut tidak bisa untuk menghapus software secara menyeluruh, untuk itu kita bisa menggunakan aplikasi tambahan seperti misalnya dengan menggunakan software Revo uninstaller.

2.10 Menggunakan Software Pihak Ketiga 

Selain menggunakan cara manual dengan tools bawaan windows, kita juga bisa menggunakan software pihak ketiga yang di desain untuk pemeliharaan dan pengoptimalan sistem komputer  diantaranya adalah :

Glary Utilities
- Menghapus data sampah dari hard drive dan memulihkan manajer ruang disk -uninstall
- Mengelola startup Windows
- Mengoptimalkan memori bebas
- Defragmentasi registry
- File shredder
- Undeleter berkas
- File duplikat dan kosong folder finder

CCleaner
- File sementara bersih, sejarah, cookie dari browser yang berbeda
- Kosong Recycle Bin Windows
- Windows file yang jelas sementara
- Menghapus file-file sementara dari banyak aplikasi pihak ketiga
- Program uninstaller
- Mengelola System Restore Points


2.11 Perawatan Hardware 

Seperti disebutkan di atas, overheating dapat menimbulkan dampak negatif pada kinerja komputer Anda. Dengan demikian Anda harus secara teratur membersihkan hardware Anda dari debu dan pastikan semua kipas (fan) bekerja secara menyeluruh.

Sebelum Anda mulai, pastikan Anda memahami aturan keselamatan berikut:

Ground-kan listrik statis Anda :
Sebuah Electro Static Discharge (ESD) atau dapat diartikan Pembuangan Listrik Statis dari tubuh kita saat menyentuh peralatan elektronik yang bisa merusak perangkat elektronik tersebut . Oleh karena itu Anda harus melepaskan listrik statis tersebut sebelum Anda bekerja pada interior komputer Anda.

Anda dapat menggunakan gelang anti-statis atau secara manual meng-groundkan tubuh Anda sendiri dengan menyentuhkan tubuh ke logam atau yang paling mudah yaitu bagian logam casing komputer Anda. Sentuhlah sesekali casing komputer untuk menetralkan listrik statis.

Matikan Komputer:
Anda harus mematikan komputer Anda sebelum Anda membuka casing kompter. Shutdown Windows terlebih dahulu dan matikan saklar ON-OFF pada power supply atau cabut kabel Power yang terhubung ke sumber listrik. Jika Anda akan bekerja pada laptop, keluarkan baterai terlebih dahulu.

2.12 Membersihkan Kipas Angin (Fan) dan Pendingin (Heat Sink)

Kipas yang paling penting adalah yang berfungsi untuk mendinginkan Processor. Kipas lainnya adalah seperti yang terdapat pada kartu grafis dan casing komputer. Semua kipas tersebut sangat penting untuk kelancaran sirkulasi udara sehingga komponen hardware tidak mengalami overheating.

Untuk membersihkan kipas ini bisa dilakukan dengan menggunakan vacuum cleaner dan koas pembersih.

2.13 Bersihkan Power Supply

Selanjutnya komponen yang harus dibersihkan adalah Power Supply, dalam power supply ini terdapat kipas internal yang biasanya mejadi tempat berkumpulnya debu. Sama seperti langkah diatas untuk membersihkannya gunakanlah vacuum cleaner.

2.14 Meningkatkan Pendinginan CPU

Untuk meningkatkan pendinginan pada Processor setidaknya ada 2 hal yang bisa kita lakukan yaitu dengan memasang kipas yang lebih baik performanya dan dengan memakai paste pendingin (grease) yang lebih baik kwalitasnya. Grease ini sangat penting karena menjadi penghubung langsung antar heatsink dan processor.

Tips: Gunakan grease secara merata dan tipis aja, tidak usah terlalu tebal..


3. Troubleshooting dan memperbaiki sistem yang tidak merespons

Sebenarnya adalah wajar apabila kita melakukan re-instal windows setiap setahun sekali atau bahkan lebih, hal ini tergantung dari banyaknya software yang sering kita instal atau uninstall. Langkah re-instal windows ini lebih efektif daripada melakukan tuning windows satu persatu yang biasanya memakan waktu berjam-jam. Sebelum di re-install jangan lupa untuk membackup file data terlebih dahulu.

Namun apabila Anda menginginkan untuk melakukan troubleshooting dan memperbaiki performa windows, maka ikutilah panduan dibawah ini:

3.1 Lakukan Perawatan Software secara Umum

Lakukan perawatan umum seperti yang telah dijelaskan diatas, Uninstal Software yang tidak diperlukan, lakukan Disk Clenup, daan defrag hardisk Anda. Bersihkan dari malware dan lakukan update driver dan update windows.

3.2 Lakukan Perawatan Hardware secara Umum

Untuk melakukan perawatan hardware ini bisa dilakukan dengan seperti yang telah diuraikan diatas, yaitu dengan terlebih dahulu membuang listrik statis tubuh kita, kemudian matikan komputer secara total, buka casing CPU dan bersihkan komponen hardware dari debu dan kotoran lainnya. Pastikan semua kipas berfungsi dengan benar.

Setelah dibersihkan cobalah untuk mencabut dan pasang kembali kabel-kabel power dan kabel data yang terpasang, pastikan sudah pas sesuai dudukannya. Cabut pasang juga komponen seperti RAM dan card grafik.

Jika Anda menduga masalahnya terdapat pada hardware, maka cobalah ganti hardware tersebut dengan yang hardware yang sudah dipastikan masih berfungsi.

3.3 Login ke Windows Safe Mode

Windows Safe Mode adalah pilihan boot yang hanya memuat sistem operasi dengan file dasar dan driver yang diperlukan saja. Hal ini umumnya digunakan untuk memecahkan masalah di Windows, karena banyak komponen, seperti driver grafis atau perangkat lunak yang secara otomatis berjalan saat windows startup, Dalam safe mode ini driver dan software tersebut tidak dimuat.


Untuk memulai Safe Mode Anda perlu reboot komputer Anda. tekan > tombol F8 pada saat Windows mulai boot. Akan terlihat menu > Advanced Boot Options. Gunakan tombol panah pada keyboard untuk memilih> Safe Mode dan tekan> Enter.

Jika komputer Anda tidak terasa lambat saat berada pada mode Safe Mode, maka kita dapat mengasumsikan bahwa perangkat keras dalam keadaan normal. Sumber masalah kemungkinan besar ada pada software seperti terlalu banyaknya aplikasi yang masuk ke startup windows, driver yang harus diupdate, adanya malware dan sebaginya. Untuk itu lakukan troubleshooting selanjutnya di bawah ini.

3.4 Hapus Software dari Startup

Langkahnya seperti yang telah disebutkan pada bagian 2.5 Bersihkan Windows Startup diatas.

3.5 Scan dan Bersihkan Malware

Apabila Antivirus masih bisa berjalan, maka lakukan update terlebih dahulu, lalu lakukan scaning secara menyeluruh. Meng-upgrade program antivirus (definisi virus) dan menjalankan scan menyeluruh. Untuk membersihkan malware dapat dilihat pada postingan saya sebelumnya tentang cara membersihkan virus secara total.


3.6 Update Driver Hardware

Driver hardware dapat menyebabkan konflik yang menyebabkan sistem lambat atau sering crash. Jika masalah terjadi setelah Anda menginstal perangkat keras baru, maka cobalah untuk meng-update driver tersebut. Disable driver yang bermasalah tersebut dan lakukan uninstal dan instal ulang driver. Untuk mengupdate driver secara otomatis bisa menggunakan aplikasi seperti yang pernah saya tulis pada artikel Cara Update Driver Hardware Komputer.

Untuk mengupdate driver secara manual bisa dilakukan dari jendela Device Manager, caranya Klik > Start, ketik> Device Manager ke dalam kolom pencarian, dan pilih Device Manager.

Pilih hardware yang akan di-update, kemudian pilih > Update Driver Software... Dari menu ini pula kita bisa melakukan Disbale, dan Uninstal driver dari komponen tersebut.


3.7 Bersihkan Registry

Langkah untuk membersihkan registry ini sebaiknya tidak dilakukan, apabila kita tidak terlalu mengertiapa yang kita lakukan, karena faktor resikonya yang bisa mengakibatkan sistem menjadi lebih parah dari sebelumnya atau bahkan sistem harus diinstal ulang.

Demikianlah Panduan Cara Mempercepat Kinerja Windows 7 ini dan untuk lebih detailnya silahkan Anda mendownload langsung ebook Windows... On Speed, Semoga bermanfaat...

sumber: http://www.catatanteknisi.com/2015/04/panduan-cara-mempercepat-kinerja-windows-7.html
 

22 April 2015

3 CARA MENGATASI WINDOWS EXPLORER HAS STOPPED WORKING

Jadi gini sob, beberapa hari ini windows saya sering mengalami masalah, salah satunya adalah sering munculnya pesan error “windows explorer has stopped working”, nih saya juga punya scrincuntnya lho sob :
Jadi pesan tersebut selalu muncul ketika saya membuka properties my computer atau membuka beberapa aplikasi yang menurut saya aplikasi tersebut penting untuk pekerjaan saya, yang paling menjengkelkan adalah kemarin ketika saya mau presentasi dengan aplikasi prezi mendadak tiba-tiba aplikasinya tidak bisa dibuka dan langsung muncul pesan windows explorer has stopped working persis seperti gambar yang diatas, untung acara sirkus-sirkussannya gak jadi . . . haha. Sebagai catatan saya menggunakan Windows 7 Ultimate, mungkin ini adalah masalah yang sering terjadi pada windows 7 ultimate, dan bagi sobat-sobat sekalian yang juga mengalami masalah ini saya punya 3 cara nih untuk mengatasinya.
Dan berikut adalah 3 cara yang sobat bisa lakukan untuk mengatasi masalah tersebut :
1.      Scanning system Windows kalian.
Nah cara pertama adalah dengan menscanning system windows kalian, caranya adalah pertama buka CMD (Command Prompt) dengan cara klik tombol start – kemudian ketikkan CMD.


dan jangan lupa untuk menjalankannya sebagai administrator dengan cara klik kanan CMD nya dan pilih “Run As Administrator”.


Kalo udah nanti bakalan kebuka tuh CMD nya. Pada saat pertama kali CMD nya terbuka secara default kita berada di direktori C:\Windows\system32, maka kita harus memindahkannya ke direktori C: saja dengan cara ketikkan “cd\” tanpa tanda kutip. Biar lebih gampang mending sobat liat gambar diabwah ini aja deh.


Kalau udah ke direktori C:\ sobat ketikkan ”sfc/scannow”tanpa tanda kutip kemudian tekan enter dan tunggu sampai proses scanning selesai.


Sobat sekalian gak perlu khawatir dengan cara ini karena ini hanyalah proses scan seperti biasa, jika ada file system yang hilang atau yang rusak maka akan langsung diperbaiki setelah sobat merestart computer sobat sekalian.
2.      Cara kedua adalah dengan Disabling CEIP.
Caranya adalah pertama sobat buka run terlebih dahulu, kemudian ketikkan gpedit.msc dan tekan enter.
Kemudian cari lokasi seperti yang dibawah ini :
Computer Configuration => Administrative Templates => System => Internet Communication Management, and then Klik Internet Communication Setting.


Setelah itu double klik pada Turn of Windows Customer Experience Improvement Progam.


Maka nanti akan muncul tampilan seperti ini :
Lalu sobat pilih enable dan klik apply lalu klik OK.


3.      Install ulang OS.
Jika kedua cara diatas tidak berhasil, maka cara terakhir yang sobat harus lakukan adalah dengan menginstall ulang laptop sobat. :D
                         
 
   SUMBER: http://kolongtulis.blogspot.com/2014/05/3-cara-mengatasi-windows-explorer-has_1.html

4 April 2015

CARA MENGHILANGKAN POPUP FAKE SERIAL NUMBER-IDM

                          

                           CARA MENGHILANGKAN POPUP FAKE          
                                 SERIAL NUMBER-IDM


Cara Menghilangkan PopUp Fake Serial Number IDM


Cara Menghilangkan PopUp Fake Serial Number IDM - Mungkin Anda sering terganggu dengan keberadaan PopUp Fake Serial Number IDM ini. Biasanya PopUp IDM memperingati kita bahwa kita telah menggunakan fake serial number IDM dan PopUp tersebut memiliki dua versi yang masing-masing tulisannya berbeda satu sama lain.


  1. "Internet Download Manager has been registered with a Fake Serial Number. Be aware that the cracked product may work incorrectly and download files with errors. Thus we advise you to purchase the full-featured product."
  2. "Internet Download Manager has been registered with a fake Serial Number."

Dan saya mempunyai cara jitu untuk menghapus popup fake serial number IDM tanpa Crack dan tanpa software bantuan.

Cara Menghilangkan PopUp Notifikasi "Fake Serial Number" Internet Download Manager :

  1. Exit/close IDM terlebih dahulu dan juga IDM yang berada di Tray Icon.
  2. Tray Icon
  3. Buka directory software IDM (default location: C:\Program Files\Internet Download Manager) dan cari file yang bernama "IDMGrHlp.exe" lalu ubah namanya (rename) menjadi "idmhelp_old.exe".
  4. Masih di folder yang sama, cari file yang bernama "idmBroker.exe" lalu ubah namanya (rename) menjadi "IDMGrHlp.exe".
  5. Selesai dan Anda dapat membuka IDMnya kembali. Enjoy it!
        http://mahografauzan.blogspot.com/2014/08/menghilangkan-popup-fake-serial-number.html

8 Jun 2014

RESET DGE MOBILE (G128) ANDROID

Untuk postingan kali ini kita akan membahas mengenai Hard reset untuk Handphone DGE mobile G128 android,

Langsung saja ya...
Pertama Banting Handphone anda, Ups... jangan dulu, jangan terburu-buru donk Gan, saya masih becanda hehehe... Ok

1. Matikan Handphone atau cabut batre lalu pasang kembali,

2. Tekan dan tahan volume (-)

3. Colok USB (boleh pakai charger) lalu tunggu sampai muncul tanda proses charging.

4. Tekan tombol power lalu lepaskan sampai muncul (tampil pada layar HP) Factory Mode

5. Pilih Clear flash, dengan menggunakan tambol aplikasi (disebelah tombol HOME) lalu tunggu sampai HandPhone anda Restart -+ 5 menit.

6. Tadaaaaa....!!! ----->  "Semoga Bermanfaat."

7. Jangan lupa Comment-nya :-)

           (sumber)

4 Jun 2014

Cara Flashing Smartfren Andromax AD686G

Cara Flashing Smartfren Andromax AD686G
exekusi dimulai, dan seperti biasa untuk masalah phonelock pada android pada umumnya sangat mudah karna kita hanya perlu mereset perangkat ke pengaturan pabrik denga menekan tombol power + vol down dan home jika diperlukan.

namun setelah beberapa kali mencoba hasilnya nihil...

bukannya masuk ke facrory mode, malah cuman muncul robot ijo "logo android" dan tulisan Reborting...

Sempat bingung juga karna selama ini saya belum pernah melakukan flashing hp jenis ini "smartfren"
dan sudah pasti saya tidak punya file flashnya.
kemudia coba keliling mbah google dan hasilnya memuaskan tinggal download filenya dan extrak kemudian masukkin sd cardnya.. dan siap tempur hahahaha...

wah, basa-basinya kepanjangan... hehehe ok, ini dia pointnya :)

Penasaran???

ini dia :

Pertama-tama yg perlu anda lakukan adalah mendownload file flashnya, dan ini dia linknya :
          sedot disini..
jika sudah langkah berikut siapkan sd card, extrack file hasil download tadi dan copi folder "EG902.v1" ke dalam sd card anda.

Setelah itu pasang sd cardnya kedalam smartfren yg hendak di exekusi lalu pasang batre dan tekan tombol power + vol up + vol down secara bersamaan hingga muncul gambar seperti ini :



Nah jika sudah silahkan menunggu beberapa saat lagi sampe muncul gambar berikut :

 Kemudian tekan tombol power agak lama hingga perangkat melakukan boot ulang/restar.

Selesai!!!

Dan hasilnya :

Gimana, gampang kan...??

Selamat mencoba, dan semoga sukses

Trima kasih :)

   (sumber)

2 Jun 2014

Cara Menangani “Consider Replacing Your Battery” Pada Windows 7

Bagi Anda pengguna laptop dengan sistem operasi Windows 7, cepat atau lambat Anda pasti akan mendapatkan notifikasi “consider replacing your battery” disertai dengan munculnya tanda silang merah di ikon baterai yang ada di system tray. Notifikasi yang muncul ketika Windows 7 “menganggap” baterai laptop Anda sudah saatnya diganti.
Consider Replacing Your Battery
Perlu diketahui bahwa notifikasi ini muncul ketika Windows 7 mendeteksi bahwa kapasitas baterai laptop Anda sudah kurang dari 40% kapasitas seharusnya, dan karenanya sudah selayaknya diganti. Namun demikian, sudah banyak laporan dari pengguna Windows 7 di berbagai pelosok dunia yang menyatakan bahwa kadangkala Windows 7 salah dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop. Bahkan pernah ada seorang pengguna yang sudah mengganti baterai laptopnya dengan yang baru namun masih tetap mendapatkan notifikasi ini.
Terlepas dari akurat tidaknya Windows 7 dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop, rasanya kita sepakat bahwa baterai laptop adalah barang yang mahal. Jadi selama masih bisa digunakan dengan baik (walaupun sudah kurang dari 40% kapasitas ideal), ya tidak perlu diganti. Saya pribadi beranggapan bahwa selama baterai laptop masih bisa bertahan di atas 30 menit maka belum saatnya diganti.
Apabila Anda mengalami masalah “consider replacing your battery” seperti di atas, Anda tidak perlu panik ataupun buru-buru merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli baterai laptop baru. Ada suatu cara sederhana untuk menghilangkan notifikasi yang mengganggu tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
  • Charge baterai anda sampai full (99% – 100%), setelah itu matikan laptop Anda. Sampai tahap ini jangan dulu cabut charger-nya.
  • Hidupkan laptop Anda lalu tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Advanced Boot Options. Pilih Safe Mode.
Pastikan memilih Safe Mode ketika berada di Advanced Boot Options.
  • Setelah sudah masuk ke dalam Windows Safe Mode, barulah cabut charger baterai laptop Anda.
SaContoh tampilan awal Safe Mode.
  • Biarkan saja laptop menyala sampai mati sendiri karena baterainya benar-benar habis. Sangat disarankan untuk tidak mengoperasikan laptop Anda selama proses ini. Biarkan saja sampai laptop mati sendiri.
  • Setelah mati, pasang kembali charger laptop Anda, lalu nyalakan kembali laptop Anda dengan normal. Hasilnya…semua kembali normal! Notifikasi “consider replacing your battery” dan tanda silang merah di icon baterai tidak muncul lagi.
Setelah dikalibrasi, kondisi pun menjadi normal kembali.
Teknik di atas pada dasarnya adalah suatu cara untuk mengkalibrasi kapasitas baterai laptop Anda. Dengan menjalankan laptop mulai dari kondisi awal baterai penuh (kapasitas 100%) sampai benar-benar habis (kapasitas 0%), maka Windows 7 jadi “tahu” kapasitas sebenarnya (real capacity) dari baterai laptop, dan secara otomatis men-setting ulang parameter-parameter yang berkaitan dengan baterai laptop tersebut.
Cara ini sudah dicoba ke 2 laptop berbeda, yaitu HP dan Acer, dan terbukti keduanya berhasil dengan sukses. Jadi, Anda sekarang tidak perlu bingung lagi apabila mendapat notifikasi “consider replacing your battery” di laptop Anda.
Catatan
Berdasarkan penjelasan engineer Windows 7 dalam salah satu rilis resmi di website Microsoft, dijelaskan bahwa sebenarnya notifikasi ini awalnya diniatkan untuk menjadi salah satu fitur andalan di Windows 7 (hal ini tidak ada di Windows XP ataupun Windows Vista), yang tujuannya adalah untuk memberi tahu pengguna bahwa baterai laptopnya sudah aus dan karenanya sudah waktunya diganti.
Namun pada kenyataannya, banyak pengguna Windows 7 yang merasa terganggu dengan munculnya notifikasi ini. Sebagian ada yang memperdebatkan bahwa batas (threshold) 40% dinilai terlalu besar mengingat pada kapasitas 30%-an dari kapasitas ideal pun baterai laptop umumnya masih sanggup bertahan sekitar 1 jam, dan ini dirasa masih cukup memadai bagi pengguna laptop. Selain itu harga baterai laptop yang lumayan mahal membuat banyak pengguna enggan mengganti baterai laptopnya kecuali kalau sudah benar-benar rusak.
Namun tak sedikit pula yang menganggap “fitur” ini sebagai bug, mengingat banyaknya kasus dimana Windows 7 terbukti salah dalam mendeteksi kapasitas sebenarnya dari baterai laptop. Saya pribadi termasuk yang menganggap hal ini sebagai bug! Mengapa? Karena ketika laptop HP saya mendapat notifkasi ini saya melakukan pengujian dengan men-charge baterai sampai penuh kemudian masuk ke Windows normal (bukan Safe Mode) lalu memilih option Power Saver dan mendiamkannya.
Hasilnya, hanya dalam waktu 48 menit laptop saya sudah mati (baterai habis). Ketika sudah saya kalibrasi dan notifikasinya sudah hilang, saya lakukan hal yang sama. Saya charge sampai penuh kemudian masuk Windows normal lalu memilih Power Saver dan mendiamkannya. Hasilnya sungguh berbeda! Butuh waktuh 1 jam 24 menit sebelum akhirnya laptop saya mati karena daya di baterai habis. Jadi ada beda sekitar 40 menit disini, dan menurut saya selisih 40 menit ini sungguh sangat signifikan.
Kesimpulannya: Microsoft nampaknya memang masih harus banyak kerja keras untuk memperbaiki bugconsider replacing your battery” ini.

13 November 2013

belajar ms.acces

BAB
I
MENGOPERASIKAN SOFTWARE APLIKSI BASIS DATA


A. PENGENALAN SOFTWARE BASIS DATA (DATABASE)
1. Pengertian Database
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak akan bisa lepas dari data. Misalnya data tentang peserta didik, nilai, harga, makanan, dan lain-lain. Agar data menjadi suatu informasi yang bermanfaat bagi orang yang membacanya, maka data harus diorganisasikan dan diolah dalam suatufile database. Untuk pengorganisasian dan pengolahan data dengan komputer dibutuhkan suatu system manajemen database (DBMS). Dengan DBMS, kita dapat menambah,mengubah, menghapus, dan mengurutkan data sesuai dengan urutan yang sesuai dengan yang diinginkan serta membuat laporan bagi data tersebut.
Database atau biasa dikenal dengan basis data adalah kumpulan data yang terhubung dengan suatu objek, topik, atau tujuan khusus tertentu. Contoh database antara lain : buku telepon, buku kamus, katalog buku diperpustakaaan, dan lain-lain.
2. Mengenal Microsoft Access 2007
Microsoft Access 2007 atau lebih dikenal dengan sebutan Access 2007 merupakan salah satu perangkat lunak yang diperuntukkan untuk mengolah database di bawah system Windows. Dengan menggunakan Microsoft Acces2007 Kita dapat merancang, membuat, dan mengolah database dengan mudah dan cepat.
Banyak kemudahan yang akan diperoleh jika bekerja dengan microsoft Access 2007 diantaranya dapat melakukan proses penyortiran pengaturan data, pembuatan label dataserta laporan pembuatan data kegiatan sehari-hari misalnya untuk menampung daftar pelanggan, pendataan data karyawan, dan lain sebagainya.
3. Database Dalam Access 2007
Di dalam mengolah database, Access 2007 memiliki sarana atau obyek yang dapat mempermudah dalam membangun sebuah database. Adapun obyek- obyek tersebut antara lain :
Obyek
Fungsi
Table
Merupakan tempat atau sarana untuk penyimpanan data
Query
Digunakan untuk menyaring data dengan berbagai kriteria dan urutan yang diinginkan
Form
Digunakan untuk memasukkan dan mengubah data atau informasi yang ada didalam suatu database dengan menggunakan tampilan formulir
Report
Digunakan untuk menampilkan atau mencetak data atau informasi dalam bentuk laporan
Ada beberapa istilah yang harus diketahui pada saatbekerja dalam lingkungan Access 2007 yaitu :
Ø Table adalah sekumpulan data yang memiliki topik tertentu. Tabel mengatur data di dalamnya dalam bentuk kolom (field) dan baris (record).
Ø Field adalah tempat atau dimana data atau informasi dalam kelompok yang sama atau sejenis dimasukkan. Field umumnya tersimpan dalam bentuk kolom secara vertikal pada tabel.
Ø Record merupakan data lengkap dalam jumlah tunggal yang biasanya tersimpan dalam bentuk baris secara horizontal pada tabel.
4. Memulai Microsoft Access 2007
Untuk menjalankan Microsoft Access 2007, ikuti langkah sebagai berikut :
a. Klik Start
b. Pilih All Programs
c. Pilih Microsoft Office
d. Pilih dan klik Microsoft Office Access 2007
e. Sehingga muncul tampilan sebagai berikut
Pada tampilan awal tersebut, klik salah satu pilihan berikut :
· Blank Database jika ingin membuat sebuah database baru yang masih kosong. Ketik nama filenya pada kotak dialog yang muncul disebelah kanan Access 2007.
· Feature Online Template jika ingin membuat sebuah database dengan menggunakan template yang disediakan oleh Windows Sharepoints Service Site.
Klik Create untuk pilihan Blank Database atau klikDownload untuk pilihan yang ada di Feature Online Templates.
5. Membuat Database Baru
Untuk membuat sebuah database baru, langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. Pada tampilan awal pilih Blank Database atau bisa juga memilih New Blank database pada bagianMicrosoft Office Button.
b. Setelah muncul dialog untuk memasukkan nama file database, isikan alamat beserta nama file database secara manual atau bisa mengklik tombol folder untuk menyimpan secara otomatis.
c. Klik tombol Create untuk membuat sebuah database atau tombol Cancel untuk membatalkan proses pembuatan file database.
d. Sehingga ditampilkan lembar kerja access sebagai berikut
6. Membuka File Database
Untuk membuka file database dapat dilakukan dengan cara :
a. Klik Office Button
b. Lalu klik Open.
c. Di dalam daftar folder, cari folder atau alamat tempat tersimpannya file database.
d. Bila sudah menemukan file database yang diinginkan, pilih salah satu langkah berikut :
· Double klik file database untuk membukanya.
· Pilih file database yang diinginkan lalu kliktombol Open untuk membukanya.
7. Menutup File Database yang Aktif
Untuk menutup database yang sedang aktif, langkah-langkahnya sebagai
berikut :
a. Klik Office Button
b. Klik tombol Close Database (Ctrl+W).
8. Mengakhiri Access 2007
Untuk mengakhiri atau menutup Access 2007, Kita tinggal mengklik tombol Close dari jendela Access yang sedang aktif atau tekan secara bersamaan tombol Alt dan F4 pada keyboard.
BAB
ii
BEKERJA DENGAN APLIKASI MICROSOFT ACCESS 2007


A. Membuat dan Memodifikasi Tabel pada Access 2007
1. Pengertian Tabel
Selain objek utama sebuah database, sebuah tabel bisa dipandang sebagai kumpulan data tentang topik yang khusus, seperti data peserta didik, data guru, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan tabel terpisah masing-masing topik berarti kita sudah melakukan suatu tindakan yang amat berguna bagi database. Sebab dengan demikianakan mengurangi kesalahan terutama di dalam memasukkan data.
Tabel terdiri dari dua bagian utama yaitu kolom (field) dan baris (record). Struktur tabel pada Access 2007yang terdiri dari field-field yang mengelompokkan data ke dalam kelompok-kelompok yang berjenis sama. Di dalam tabel perlu menentukan jenis dan ukuran yang dibutuhkan sesuai dengan besarnya data yang akan dimasukkan.
Berikut ini adalah jenis data yang disediakan oleh Access 2007 dan sering digunakan untuk membentuk sebuah tabel :
Jenis Data
Keterangan
Text
Untuk pemasukan huruf, angka, simbol, dan spasi. Jumlah karakter maksimum 255 karakter.
Memo
Untuk pemasukan teks panjang dan berguna untukmemberikan keterangan dan lain-lain. Jumlah karaktermaksimum 64.000 karakter.
Number
Untuk pemasukan data yang berjenis numerik maupunangka biasa. Bisa menampung hingga 255 karakter.
Date/Time
Untuk menampung data waktu yaitu hari, tanggal, jam,menit.
Currency
Untuk menampung data yang berjenis angka dengan format mata uang.
AutoNumber
Untuk mengisi field dengan nomor urut otomatis untukmasing-masing record dan nilainya tidak dapat diubah.
Yes/No
Untuk menampung dua macam keadaan, Yes (ya) atau No (tidak)
Ole Object
Untuk menampung objek yang berasal dari aplikasi lain dari proses OLE (Object Linking dan Embeddeing). Ukuran yang disediakan bisa mencapai satu GB.
Hyperlink
Merupakan kombinasi teks dan angka. Dapat diisi denganalamat hyperlink agar bisa terkait dengan datayang tersimpan di lokasi tertentu.
Lookup Wizard
Memungkinkan Kita untuk membuat sebuah daftar pilihan yang berguna untuk pemilihan nilai dari tabel atau daftar.
2. Merancang Tabel
Untuk membuat sebuah tabel baru, Kita dapat merancang dan membuat dengan langkah-langkah berikut ini :
a. Buka file database yang Kita inginkan atau buat sebuah database baru.
b. Ketika pertama kali database dibuat atau dimunculkan, maka secara otomatis akan muncultampilan table1 dalam format Datasheet View. Walaupun begitu tidak disarankan merancang tabel dalam format datasheet view karena struktur dan jenis data tabel tidak terlalu terlihat. Oleh karena itu : pilih tab datasheet => klik view => pilih design view.
c. Maka secara otomatis otomatis Kita akan diminta memasukkan nama tabel. Ketikkan nama Data Siswa. Lalu tekan OK.
d. Setelah itu akan muncul tampilan Design View dengan nama field yang secara otomatis terisi dengan ID. Hapus nama field tersebut.
e. Pada jendela design view isikan struktur tabel seperti di gambar berikut ini :
f. Pada Field Name, ketikkan nama field sesuai dengan struktur tabel di atas. Maksimum nama field 64 karakter dan tidak boleh mengandung titik (.).
g. Pada Data Type pilih jenis data sesuai struktur di atas.
h. Pada Description isikan keterangan dari nama field beserta properties yang diubah (sebagai contoh field size dari nama field yang ada). Isikan sesuaidengan perubahan yang Kita buat pada field di sebelahnya.
i. Pada saat mengisi nama field, Kita perlu menentukan nama field mana yang akan dijadikan Primary Key. Misalnya nama field NIS (posisikan kursor dalam keadaan aktif di field name NIS) dijadikan sebagai primary key (biasanya field yang dijadikan primary key harus mengandung nilai yang UNIQUE dan bisa dijadikan acuan untuk nilai yang lain), maka langkahnya sebagai berikut :
· Pilih field yang akan dijadikan primary key contoh : NIS.
· Pilih tab Design => klik Primary Key.
j. Pada kotak Field Properties, terdapat beberapa pilihan yaitu :
Perintah
Kegunaan
Field Size
Untuk menentukan jumlah maksimumkarakter yang diisikan pada field tersebut
Format
Untuk menentukan format tampilan data
Input Mask
Untuk menentukan standarisasitampilan pada saat memasukkan data di layar
Decimal Place
Untuk menentukan jumlah angka desimal yang diinginkan
Caption
Untuk menempatkan keterangan sebagai judul kolom, form, atau laporan
Default Value
Untuk menempatkan data yang sering digunakan atau data yang sama padafield tertentu agar selalu ditampilkan kembali
Validation Rule
Untuk mengontrol atau membatasi sampai sejauh mana data yang Kita masukkan dalam sebuah database
Validation Text
Untuk menampilkan keterangan atau pesan apabila data yang dimasukkan tidak sesuai dengan batasan yang ada di validation rule
Required
Untuk mengatur apakah field ini boleh dikosongkan atau tidak pada saat pengisian record
Allow Zero Length
Untuk mendefinisikan nilai blank (““) yang membedakan dengan nilai null
Indexed
Untuk membuat index pada field yang disorot
k. Setelah selesai membuat struktur tabel di atas, simpan struktur tabel tersebut.
3. Merancang Tabel dengan Entering Data
Untuk membuat sebuah tabel baru, pengguna juga bisa menggunakanfasilitas Entering Data dengan langkah-langkah berikut ini :
a. Buka file database yang diinginkan, kemudian pada tab Create klik Table.
b. Secara otomatis akan timbul tampilan seperti berikut :
c. Untuk menggantikan nama field tersebut di atas, klik kanan kolom yang akan diganti. Kemudian pilihRename Column. Untuk selanjutnya lakukan untukmenambah kolom dengan cara menekan tombol tabsehingga tampilannya seperti berikut:
4. Modifikasi Tabel
Setelah merancang tabel terkadang ada suatu perubahanyang mengharuskan modifikasi pada tabel yang dibuat.Misalkan mengganti field, menambah atau menyisipkan field, ataupun menghapus field tersebut. Adapun bentuk modifikasi tabelnya adalah sebagai berikut :
· Memperbaiki nama field (Field Name)
· Memperbaiki jenis data (Data Type)
· Memindahkan letak field
· Menyisipkan/menambah field
· Menghapus field
a. Memperbaiki Nama Field (Field Name)
Untuk memperbaiki nama field caranya sebagai berikut :
1) Buka field tabel yang ingin diperbaiki, misalkan tabel Data Siswa.
2) Pilih nama field yang akan diganti kemudian ketikkan nama field baru. Contoh ganti nama field Nama Siswa diganti dengan Nama Peserta Didik.
b. Memperbaiki Jenis Data (Data Type)
Untuk memperbaiki jenis data, caranya sebagai berikut :
1) Misalkan akan mengganti data type Textdengan Number untuk field JK.
2) Aktifkan atau tempatkan kursor pada field JK, lalu klik di bagian Data Type.
3) Pilih tipe data Number.
4) Simpan kembali struktur tabel tersebut.
c. Memindahkan Letak Field
Cara memindahkan letak field adalah sebagai berikut :
1) Misalkan pindahkan letak field ALAMAT dan letakkan setelah field NAMA WALI.
2) Aktifkan kursor pada field ALAMAT lalu klik.
3) Tekan dan geser (drag dan drop) fieldALAMAT lalu arahkan ke field NAMA WALI lalu lepas mousenya.
4) Simpan kembali struktur tabel tersebut.
d. Menyisipkan/Menambah Field
Cara menambah atau menyisipkan field adalah sebagai berikut :
1) Misal sisipkan field JURUSAN, dengan datatypenya text, sedangkan lebarnya 20 dan letakknya setelah field JK.
2) Aktifkan/tempatkan kursor pada field setelah JK lalu klik.
3) Klik Insert Rows di tab Design atau klik kanan lalu pilih Insert Rows.
4) Lalu ketik nama field JURUSAN.
5) Simpan kembali struktur tabel tersebut.
e. Menghapus Field
Cara menghapus field adalah sebagai berikut :
1) Misal hapus field JK.
2) Aktifkan/tempatkan kursor pada field JK lalu klik.
3) Klik Delete Rows di tab Design atau klik kanan lalu pilih Delete Rows.
5. Mengubah Ukuran Data
Seperti halnya field, data/record pun dapat diubah ukurannya, baik lebar kolom maupun tinggi baris data.
a. Mengubah lebar kolom
1) Aktifkan kolom yang akan diubah lebar kolomnya.
2) Masuk ke tab Home.
3) Klik tombol More yang ada di bagian record lalu pilih Column Width atau klik kanan pilihColumn Width sehingga muncul :
4) Pada kotak isian Column Width, isikan angkanya.
5) Klik OK.
Keterangan :
Standard Width : Mengubah lebar kolom ke lebar kolom
semula (standar).
Best Fit : Mengubah lebar kolom sesuai dengan
banyaknya karakter pada kolom data.
b. Mengubah tinggi baris
1) Aktifkan baris yang akan diubah tinggi barisnya.
2) Masuk ke tab Home.
3) Klik tombol More yang ada dibagian Records lalu pilih Row Height atau klik kanan pilih Row Height sehingga muncul :

4) Pada kotak isian Row Height, isikan angkanya.
5) Klik OK.
6. Menyisipkan/Menambah Data
Penyisipan data/record berarti penambahan jumlah data yang telah ada. Data baru akan selalu ditampilkan setelah data terakhir. Untuk menyisipkan data/record langkahnya sebagai berikut :
a. Pilih dan klik baris data/record yang akan disisipkan.
b. Masuk ke tab Home.
c. Klik tombol New yang ada pada bagian record atau klik kanan lalu pilih New Record.
7. Menghapus Data
Untuk menghapus data yang tidak diperlukan lagi, langkahnya sebagai berikut :
a. Pilih dan klik baris data/record yang akan dihapus.
b. Masuk ke tab Home.
c. Klik tombol Delete yang ada pada bagian Records atau klik kanan lalu pilih Delete Record.
8. Mengurutkan Data (Data Sort)
Kita dapat mengurutkan data dengan cara re;atif cepat dan singkat, baik
diurutkan berdasarkan Ascending (menaik) maupun Descending (menurun).
Misal urutkan data berdasarkan NAMA secara Ascending, langkahnya sebagai berikut :
a. Pilih dan klik kolom NAMA sehingga isi kolom NAMA akan terseleksi.
b. Masuk ke tab Home.
c. Klik tombol Ascending pada bagian Sort & Filter.
Untuk mengurutkan data secara Descendinglangkahnya hampir sama dengan Ascending, hanya tombolnya yang berbeda.
9. Mencetak Tabel
Untuk mencetak tabel yang telah dibuat, langkah-langkahnya sebagaiberikut :
a. Buka basis data tempat tabel yang akan dicetak berada.
b. Kemudian pilih tabel yang akan dicetak dengan cara mengkliknya, kemudian klik Office Button =>Print. Selanjutnya muncul jendela Print. Kita bisamelakukan pengaturan pada jendela Print. Selanjutnya OK.
BAB
iii
MELAKUKAN ENTRY DATA


                               A. Membuat Form
1. Membuat atau Merancang Form
Form merupakan salah satu objek database yangdigunakan untuk mempermudah Kita memasukkan data pada tabel, menampilkan data, mencari data, memperbaiki data dan mencetaknya. Dengan form, kita bisa membuat atau bahkan merancang form yang hanya memperlihatkan sebagian field dari sebuah tabel, atau bahkan menyertakan foto Kita maupun data siswa suatu sekolah yang datanya kita simpan. Tidak itu saja, dengan form kita bisa menampilkan record record yang memenuhi kriteria tertentu.
2. Membuat Form dengan Fasilitas Form Wizard
Access 2007 menyediakan fasilitas Form Wizard dimana dalam pembuatan formnya tidak perlu merancang lagi layout form maupun gaya (style) form. Kita cukup memilih bentuk yang sudah disediakan oleh Access 2007.
Sebelum membuat form, terlebih dahulu buatlah file database dengan nama Dataku. Sedangkan nama file tabelnya yaitu Data Siswa dengan struktur tabel sebagai berikut :
Untuk membuat form dengan fasilitas Form Wizard ikuti langkah berikut ini :
a. Buka tabel Data Siswa
b. Klik tab Create.
c. Pada menu Forms klik tombol More Forms lalu pilih Form Wizard.
d. Pada form pertama pilih field-field yang akan ditampilkan pada formnya.
Apabila ingin memilih salah satu field, kita bisa mengklik dua kali field yang diinginkan atau tinggal mengklik tombol >. Untuk memilih semua field klik tombol >>. Dalam kasus ini pilih semua field lalu klik Next.
e. Pada form kedua pilih tampilan atau layout form yang diinginkan. Dalam hal ini ada empat pilihan yaitu :
o Columnar
o Tabular
o Datasheet
o Justified
Pilih Columnar lalu klik Next.
f. Pada form ketiga, kita bisa memilih style yang kita suka. Pilih Access 2007 lalu klik Next.
g. Pada form keempat kita harus memasukkan nama dari form yang kita buat. Pada form tersebut, kitajuga bisa memilih untuk membuka form ataumemodifikasi tampilan form yang sudah dibuat. Masukkan form Data Siswa pada isian nama form lalu pilih Open the form to view or enter information. Klik Finish untuk melihat hasil formnya.
h. Maka tampilan formnya adalah sebagai berikut:
i. Di bawah ini tampilan form, ada sebuah bar yang dapat digunakan untuk berpindah ke record selanjutnya maupun mencari record yang diinginkan.
j. Setelah itu kita dapat mengisikan data baru dengan mengklik tombol New (Blank) Record.
3. Mengubah Desain Form
Jika form yang dibuat ingin dimodifikasi sehingga menghasilkan form yang menarik, kita harus melakukan perubahan. untuk melakukan perubahan tersebut, kita bisa mulai melakukan pengaturan ulang pada form tersebut. Langkahlangkahnya adalah sebagai berikut :
a. Buka kembali Database Dataku. Pada jendela Navigation Pane, klik kanan form Data Siswa dan pilih Design View.
b. Selanjutnya muncul tampilan berikut.
c. 
d. Sekarang coba kita merubah judul pada Form Header. Hal ini dapat dilakukan dengan meletakkan kursor di Form Header dan kemudian ketiklah perubahan judul yang diinginkan. Misal judulnya diubah menjadi “Data Siswa SMK Negeri 1 Sendawar”, hasilnya seperti terlihat pada gambar berikut.
e. Setelah selesai melakukan perubahan klik tabDesign => pada ribbon yang tampil pilih View=> Form View. Maka terlihat hasilnya seperti pada gambar.
4. Menambahkan Fungsi Matematika pada Form
Dalam bahasan menambahkan Fungsi Matematika ini kita akan menggunakan form Daftar Nilai yaitu menghitung Jumlah Nilai secara otomatis, langkahnya sebagai berikut :
a. Buat dulu table daftar nilai sebagai berikut
b. Buka kembali tabel Daftar Nilai pada basis dataDatabase DatakuMasuk ke Design View tabel tersebut dan tampilkan field Jumlah Nilai danRata-rata. Keduanya memiliki tipe data Number.
c. Selanjutnya simpan perubahan tabel dengan menekan Ctrl + S. Buatlah kembali sebuah form baru dengan nama Penilaian yang menampilkan semua field yang telah ada. Buat form denganmenggunakan Form WizardHasilnya dapat kita lihat seperti berikut :

d. Untuk membuat rumus di kolom jumlah nilai dan rata-rata caranya adalah: kita masuk ke Design View dari Penilaian. Klik ganda textbox jumlahnilai. Jika kita mengklik dengan benar, maka akan muncul properties box seperti pada gambar. Jika Control Source diklik, akan muncul tombol disebelah kanan kotak Jumlah Nilai.
e. Jika tombol tersebut diklik, kita akan memasukiExpression Builder.
f. Ganti kotak dengan persamaan jumlah nilai yang sebelumnya telah diberikan, caranya :
o Ketik tanda “=” (tanpa tanda “ “), kemudian klik ganda pada nilai yang akan dijumlah.
o Klik sekali tanda tambah (+), lalu klik lagi nilai berikutnya yang akan dijumlah, danseterusnya sampai semua nilai yang akandihitung dimasukkan.
g. Hasilnya dapat kita lihat seperti pada gambar. Setelah selesai memasukkan persamaan, klikOK.
h. Jika telah berhasil mencapai langkah ini, simpan hasil kerja kita. Selanjutnya keluar dari Design View dan buka kembali form Penilaian. Maka akan diperoleh hasil seperti gambar berikut.
5. Menambah Fungsi Seleksi pada Form
Keterangan yang ditambahkan pada form Penilaian masih bersifat subjektif, sehingga perlu dibuat ukuran-ukuran yang jelas agar keterangan yang disampaikan memiliki makna. Sebagai contoh, jika seorang siswa mendapatkan nilai rata-rata di atas 6, maka siswa dinyatakan lulus, jika sebaliknya maka siswa tidak lulus, dapat juga diberi batasan, jika siswa mendapatkan nilai diatas atau sama dengan 8 maka siswa mendapatkan keterangan istimewa, sebaliknya siswa hanya mendapatkan nilai cukup.Untuk menyelesaikan kasus tersebut, Microsoft Access telah menyediakan fungsi seleksi yaitu fungsi IIf. Format dari fungsi ini adalah :
IIf(Pernyataan, A, B)


Maksud dari fungsi tersebut, jika pernyataan benar, maka yang diambil adalah nilai A, namun jika pernyataan salah, maka yang diambil adalah nilai B. Sekarang, untuk contoh kasus Database Dataku ini, kita buat syarat- syarat, sebagai berikut :
a. Nilai rata-rata ≥ 8; keterangan = Istimewa
b. Nilai rata-rata < 8; keterangan = Cukup
Kita berikan cukup dua syarat agar mudah bagi kita mempelajari fungsi seleksi ini. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
Ø Buka kembali Design View dari form Penilaian. Kemudian klik ganda textbox Keterangan dan ubah Control Source melalui Expression Builder.
Ø Ketikkan fungsi berikut di dalam Expression Builder.
=IIf([RATA-RATA]>=8,"Istimewa","Cukup")
Perhatikan dengan baik penulisan fungsi seleksi, karena kesalahan kecil saja akan memyebabkan Microsoft Access tidak mengeksekusi perintah yang diberikan.
o Penulisan harus diawali dengan tanda sama dengan (“=”).
o Penulisan yang tepat adalah IIf. Walaupun demikian Microsoft Access tetap mengenali fungsi ini sekalipun ditulis dengan huruf kecil.
o Perhatikan tanda kurung buka.
o Jika yang ditampilkan pada textbox adalah kata (bukan angka), gunakan tanda kutip dua(“ “). Dalam hal ini kita gunakan kata “Istimewa” dan “Cukup”. Kedua kata ditulis lengkap dengan tanda kutip dua. Jangan lupa meletakkan tanda kurung tutup!
o Klik OK, simpan hasil perubahan yang kita lakukan dengan menekan Ctrl+S.
Ø Selanjutnya, buka kembali form Penilaian. Kitaakan melihat bahwa keterangan siswa telah berubah.
Ø Setelah kita mampu membuat suatu program seleksi di Expression Builder, mungkin kita akan lebih tertantang membuat syarat-syarat yang lebih ketat. Misalnya, nilai 8 - 10 adalah istimewa, 7 - 8 adalah baik, 6 - 7 adalah kurang, sedangkan kurang dari 6 dapat diberi keterangan tidak lulus.
6. Entry Data pada Form dengan Menggunakan Keyboard
Dalam hal ini, asumsikan bahwa kita sudah mempunyai sebuah basis data yang didalamnya sudah terdapat tabel dan form. Aturan yang ada di dalam sistemmanajemen basis data menyebutkan bahwa untuk memasukkan (entry) data ke dalam suatu basis data sebaiknya dilakukan melalui suatu form. Selain mudah danpraktis, pengguna form dimaksudkan untuk menghindari adanya duplikasi data. Untuk entry data tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan mouse atau keyboard. Tetapi dari kedua alat tersebut, penggunaan keyboard biasanya lebih dominan perannya.
Sebelum kita mulai memasukkan data, kita harus mengenal beberapa fungsi tombol pada keyboard yang digunakan saat memasukkan data pada form.
a. Untuk berpindah dari field satu ke field yang lain kita dapat menekan tombol EnterTab, danArrow (panah).
b. Jika kita telah mengisikan data pada semua field dan akan pindah ke lembar form yang baru dapat menekan tombol Page Down atau tekan Enterpada field terakhir.
c. Jika kamu ingin kembali ke lembar form sebelumnya, kita dapat menekan tombol Page Up.
Selanjutnya kita dapat mulai memasukkan data pada form, perhatikan langkah berikut :
Ø Buka form yang telah dibuat, misalnya formPenilaian.
Ø Setelah form terbuka, kita bisa mulai mengisikan data. Jika lembar form telah terisi kita harus mencari lembar form yang kosong dengan menekan Page Down atau dengan menekan iconpada form.
Ø Selanjutnya isikan data sesuai yang diinginkan sampai selesai.
Ø Setelah selesai melakukan input data jangan lupa untuk menyimpannya.
7. Memeriksa Hasil Entry Data
Untuk memeriksa apakah data yang kamu masukkan sudah benar dan sudah tersimpan pada basis data, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melihat tabel yang menyimpan data tersebut. Sebagai contoh, sekarang akan dilihat data yang baru saja dimasukkan pada bagian sebelumnya. Caranya adalah sebagai berikut:
a. Buka tabel Penilaian. Tabel Penilaian mengalami beberapa penambahan data.
b. Data yang baru dimasukkan ada pada tabel, artinyadata yang dimasukkan tersimpan. Kita bisa mengecek apakah datanya sudah benar ataubelum.
Kita juga bisa memeriksa hasil entry data dengan menggunakan form. Caranya adalah dengan membuka form Penilaian, kemudian kamu periksa record pada setiap lembar form dengan menggunakan tombol navigasi yang terdapat pada bagian bawah jendela form Penilaian.
Keterangan :
o Tombol digunakan untuk menuju ke record pertama.
o Tombol digunakan untuk menuju ke record sebelumnya.
o Kotak digunakan untuk menuliskan nomor record yang akan dipilih untuk ditampilkan.
o Tombol digunakan untuk menuju ke record berikutnya.
o Tombol digunakan untuk menuju ke rocord terakhir.
8. Mencetak Hasil Entry Data
Ada baiknya yang sudah kita masukkan ke dalam basis data juga dicetak ke atas kertas agar kita mempunyai arsip data tersebut secara fisik. Langkah untuk mencetak sebagai berikut :
a. Tekan tombol office => Print atau Ctrl+P.
b. Klik All untuk mencetak semua data.
c. Untuk melakukan pengaturan jenis kertas,pewarnaan dan sebagainya, kita dapatmenggunakan tombol properties.
d. Tekan Enter atau klik OK jika sudah selesai.
BAB
iv
MELAKUKAN UPDATE DAN DELETE DATA DENGAN UTILITAS APLIKASI


                   A. PERSIAPAN MENG-UPDATE DAN MEN-DELETE DATA
Salah satu peristiwa yang selalu terjadi adalah perubahan. Kebutuhan danminatmu dapat berubah seiring kita tumbuh dan berkembang. Sebuah informasi yang dahulu sangat penting bisa berubah menjadi tidak penting. Sementara, informasi yang semula dianggap tidak berguna sama sekali bisa berubah menjadi informasi berharga. Seiring meningkatnya jumlah informasi dalam bidang bisnis dan kehidupan sehari-hari, kita mungkin perlu menata atau mendistribusi ulang informasi tersebut. Oleh karena itu untuk mengantisipasi terjadinya perubahan- perubahan pada data yang dimiliki, ada baiknya mempelajari bagaimana cara meng-update (mengubah) atau men-delete (menghapus) data pada basis data.
1. Memilih Field dan Record
Kita harus memiliki data sebelum melakukan editing pada sebuah jendela datasheet. Untuk memilih data atau record pada sebuah jendela datasheet dapat dilakukan dengan beberapa cara, untuk lebih jelasnya lihat pada daftar dibawah ini :
Pilihan
Perintah
Sebuah sel
Klik pada posisi sel tersebut.
Beberapa sel
Drag drop pointer pada sisi kiri sel tersebut sampaimelintasi beberapa sel yang ingin dipilih.
Sebuah Kolom
Klik pada pisisi selektor Kolom.
Beberapa Kolom
Drag drop Pointer pada posisi selektor Kolom sesuai kebutuhan.
Sebuah record
Klik pada pisisi selektor baris.
Beberapa record
Drag drop Pointer pada posisi selektor baris sesuaidengan kebutuhan.
Semua Record
· Klik tombol Select All pada selector baris.
· Pilih perintah Select All Record dari menu Edit.
· Tekan kombinasi tombol Ctrl + A pada keyboard.
2. Memindahkan Insertion Point
Untuk memindahkan Insertion Point atau data Recorddalam sebuah datasheet dapat menggunakan fasilitas yang ada diperintah Go To dari menu Edit, Panah atas, panah bawah, Page Up, Page Down atau menggunakan Vertikal scroll Bar. Selain itu Kita dapat juga memindahkan posisi Record Aktif dengan memilih tombol navigasi yang ada pada bagian bawah dari jendela datasheet sebuah tabel. Perhatikan tabel berikut :
Pindah Ke
Perintah Klik
Awal record
First Record
Akhir record
Last record
Record Sebelumnya
Previus Record
Record berikutnya
Next Record
Record Baru
New Record
Record tertentu
Search atau tekan tombol F5 atau ketik nomor Record yang Kita inginkan dan lanjutkan dengan menekan tombol enter.
                 B. MENG-UPDATE (MENGUBAH) DATA
Ada beberapa cara untuk melakukan update data pada suatu aplikasi basis
data. Pada Microsoft Access, update data dapat dilakukan melaluitabel, query dan form. Pada modul ini, update data akan dilakukan melalui tabel dan query.
1. Update Data Melalui Tabel
Untuk meng-update data melalui tabel, bukalah tabel yang ingin diubah terlebih dahulu. Misalkan kita ingin meng-uodate data pada tabel “Data Siswa” yang kita buat sebelumnya. Langkahnya sebagai berikut :
a. Buka basis data Database Pendidikan yang telahdubuat sebelumnya. Selanjutnya buka tabel Data Siswa.
b. Kita bisa mulai meng-update data setelah muncul jendela berikut ini.
Misalkan data di-update dengan menambahkandua record baru dengan siswa bernama Watin danRomaniah. Caranya, klik kanan pada selektorkolom, lalu pilih New Record, seperti pada gambar.
c. Selanjutnya masukkan data dari Watin danRomaniah dengan benar.
d. Setelah data selesai di update, klik Tombol Office=> Save.
e. Langkah terakhir tutup tabel dengan mengklik Tombol Office => Close Database.
2. Update Data Melalui Query
a. Membuat Query
Query adalah sarana untuk mengatur data yang disimpan dalam tabel, sehingga hanya data-data tertentu saja yang akan dimunculkan dalam tabel. Secara fisik query adalah tabel juga. Jadi query adalah tabel yang dibuat dari beberapa tabel lainnya dengan tujuan untuk mengelompokkan data baru berupa tabel dengan sumber tabel-tabel yang sudah ada.
Query dapat menyortir data atau menampilkan data-data yang memenuhi kriteria tertentu atau juga dapat berupa ekspresi. Sebelum membuat query, tabel-tabel yang akan digunakan harus dihubungkan terlebih dahulu satu sama lain karena ketika memuat query kita akan menggunakan kombinasi dari tabel-tabel tersebut. Cara membuat relationship pada tabel-tabel tersebut adalah sebagai berikut :
Ø Klik tab Database Tools.
Ø Klik Relationship yang ada di bagianShow/Hide.
Ø Timbul sebuah tampilan relationship. Klik Show Table yang ada dibagian Relationship. Pada Form Show Table pilih tabel yang ingin kita hubungkan dengan cara sorot nama tabelnya kemudian klik Add.
Ø Setelah memilih kemudian klik Close.
Ø Untuk membuat sebuah relasi antar tabel kita bisa langsung menyorot field yang ingin direlasikan kemudian drag dan drop di field relasinya pada tabel yang berbeda. Sebagai contoh kita klik field NIS yang ada di tabel Data Siswa kemudian drag dan drop field tersebut dengan field NIS yang ada di tabel Penilaian. Kemudian pada form Edit Relationship klik Create.
Setelah kita selesai membuat relasi antar tabel, maka sekarang bisa dimulai membuat query. Terdapat dua cara membuat query yaitu :
o Membuat Query dengan Fasilitas Query Wizard.
o Membuat Query dengan Query Design
                   1) Membuat Query dengan Fasilitas Query Wizard.
Sebuah query dapat dibuat dengan fasilitas yang telah disediakan oleh Access 2007 yaitu dengan fasilitas query wizard. Cara untuk membuat query dengan query wizard adalah sebagai berikut :
Ø Buka Database Dataku yang telah dibuah sebelumnya.
Ø Klik tab Create.
Ø Klik Query Wizard yang ada di bagian Other.
Ø Pada isian New Query, pilih Simple Query Wizardlalu klik OK.
Ø Pada form Simple Query Wizard lakukan pemilihan sebagai berikut:
· Pada kotak daftar pilihan Table/Query, pilih dan klik nama tabel/query yang diinginkan, misal:
- Tabel Data Siswa nama field yang diinginkan NIS, NAMA PESERTA DIDIK, KELAS, dan JURUSAN.
- Tabel Daftar Nilai nama field yang diinginkan yaitu JUMLAH dan KETERANGAN.
· Pada kotak daftar pilihan Selected Field, pilih field-fieldnya dengan menekan tombol >. Jika ingin semua field tekan tombol >> sehingga field yang terseleksi akan tampak pada gambar di bawah ini.
Ø Klik tombol Next untuk menuju tahap berikutnya.Pada form Simple Query Wizard pilih Detail(Shows every field of every record). Kalau memilihSummary kita bisa menambahkan kesimpulan dari query yang akan dibuat. Sebagai contoh kita bisa menambahkan SUM untuk query yang telah dibuat. Selanjutnya klik Next.
Ø Masukkan nama query yang diinginkan pada isian yang telah disediakan. Kemudian kita bisa memilih Open the query to view information (melihat hasil query dalam bentuk tabel) atau Modify the query design(melihat hasil query dalam bentuk design view). KlikFinish.
                    2) Membuat Query dengan Query Design
Selain cara di atas, query juga dapat dibuat dengan cara manual. Langkahlangkah pembuatan query manual adalah sebagai berikut:
Ø Bukalah Database Dataku yang telah dibuah sebelumnya.
Ø Klik tab Create.
Ø Klik Query Design di bagian Other.
Ø Pada form Show Table pilih tabel yang ingin di jadikan query dengan cara mengklik Add. Lalu klikClose.
Ø Pada jendela yang tampil, pilih field-field yang diinginkan sesuai urutan pada kolom-kolom yang disediakan. Untuk itu ada tiga cara yang dapat digunakan, antara lain :
· Pada kolom pertama, klik tombol daftar pilihan pada baris Table. Pilih tabel yang diinginkan. Lalu klik pada tombol daftar pilihan pada baris Field, pilih dan klik nama field yang diinginkan. Ulangi langkah tersebut untuk mengisi kolom-kolom berikutnya.
· Pada kotak daftar pilihan field yang ada di bagian atas jendela kerja, pilih dan klik nama field yang diinginkan lalu geser (drag) ke posisi kolom yang diinginkan. Ulangi langkahtersebut untuk mengisi kolom berikutnya.
· Pada kotak daftar pilihan field yang ada di bagian atas jendela kerja, klik dua kali nama field yang ingin ditampilkan. Dengan langkah ini secara otomatis field-field tersebut akan mengisi kolom berikutnya yang masihkosong.
Ø Untuk melihat hasil query yang dibuat, klik Run yang ada di bagian Results, sehingga hasilnya adalah sebagai berikut.
Ø Kemudian simpan query tersebut dengan nama Data Siswa Query.
                3) Menampilkan jumlah nilai dan rata-rata pada query
Ø Buka query Data Siswa Query. Masuk ke dalam Design View, pada kolom jumlah nilai, ketikkan rumus berikut :
JUMLAH:[Bahasa Indonesia]+[Bahasa Inggris]+[Matematika] 


Perhatikan penggunaan tanda “:” dan bukan tanda “=”. Simpan hasil perubahan yang dilakukan di Design View.
Ø Selanjutnya, kamu dapat melihat query Data Siswa Query telah menunjukkan jumlah nilai siswa.
Ø Jika ingin rata-rata ikut diperlihatkan dalam query, beri tanda checklist pada kolom rata-rata di Design View,kemudian ketikkan persamaan berikut:
RATA-RATA:[JUMLAH]/3


Ø Simpan perubahan yang kita lakukan dan keluarlah dariDesign ViewSelanjutnya, buka kembali Data Siswa Query. Hasilnya sebagai berikut.
Ø Kita dapat mengubah jumlah desimal dengan mengklik kanan kolom rata- rata pada jendela Design View, kemudian klik Properties.
Ø Ubah Format pada field properties menjadi Standard.
Ø Simpan hasil perubahan query dengan menekan Ctrl+Sdan buka Data Siswa Query dengan cara klik View =>Datasheet View.
b. Update data melalui query
Untuk melakukan update data melalui query caranya tidak jauh berbeda dengan update data melalui tabel. Berikut langkah-langkahnya :
1) Buka basis data Database Dataku, kemudia masuklah ke Data Siswa Query.
2) Pada record terakhir, masukkan data yang ingin kita tambahkan dengan tepat. Misalkan menambahkan data peserta didik berikut NIS: 3015, Nama Siswa: Bayu, Kelas: X TKJ 2, Bind: 7, Bingg: 8, Mtk: 7.
3) Simpan hasil perubahan yang dilakukan.
                         C. MEN-DELETE (MENGHAPUS) DATA
Data yang terdapat di dalam suatu basis data boleh jadi ada yang sudah tidak digunakan lagi. Oleh karena itu, data tersebut perlu kita hapus agar tidak memenuhi ruang penyimpanan dalam basis data. Agar tidak terjadi kesalahan menghapus data, terlebih dahulu harus dipastikan bahwa memang data tersebut adalah data yang dihapus. Penghapusan data dalam basis data bisa dilakukan dengan berbagaibentuk, yaitu dengan men-delete (menghapus) record, menghapus field, dan menghapus tabel.
1. Menghapus Record
Sebelum menghapus data dalam bentuk record, kita harus membuka tabel yang datanya akan dihapus. Pada bagian ini kita akan menghapus record padatabel Data Siswa. Berikut langkah-langkahnya :
a) Buka tabel Data Siswa, kemudian pilih record yang hendak dihapus. Misalnya, jika kita menginginkan record dari siswa bernama Silvia untuk dihapus, maka klik kanan pada selektor record tersebut dan pilih Delete Record. Atau kita juga dapat menghapusnya dengan cara menekan tombol Delete pada keyboard atau melalui tab menu Home =>Delete.
b) Setelah memilih Delete Record, kita akan dihadapkan pada dialog box. Pilih Yes jika memang pasti data tersebut yang harus dihapus, atau pilih No untuk membatalkan penghapusan data.
2. Menghapus Field
Field pada suatu tabel yang sudah tidak diperlukan lagi dapat dihapus agar mengurangi kepadatan penyimpanan data dalam database. Penghapusannya dapat dilakukan melalui tabel dalam format Design View. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. Buka kembali basis data Database Dataku.
b. Selanjutnya, buka Design View dari tabelData Siswa.
c. Klik kanan selektor field yang ingin dihapusdan pilih Delete Rows. Jika field yang ingindihapus adalah field NAMA WALI, maka klik kanan selektor field-nya dan pilih Delete Rows.
d. Selesai mengklik perintah Delete Rows, akankeluar jendela validasi. Jendela tersebut berisi pilihan Yes jika kita hendak menghilangkan field secara permanen dan pilihan No jika kita ingin membatalkan penghapusan.
3. Menghapus Tabel
Kita sudah mengetahui bahwa di dalam suatu basis data itu terdapat banyak tabel yang saling berhubungan antara tabel satu dengan tabel yang lain. Jika terdapat satu atau sejumlah tabel yang sudah tidak digunakan lagi, maka tabel tersebut sebaiknya dihapus. Hal ini dimadsudkan untuk mengurangi kepadatan
penyimpanan data di dalam basis data. Adapun langkah-langkah untuk menghapus tabel adalah sebagai berikut :
a. Buka jendela Navigation Pane.
b. Kemudian pilih tabel yang akan dihapus (Misalkan, tabel Data Siswa).
c. Klik kanan tabel Data Siswa, kemudian pilihDelete.
d. Setelah memilih Delete, akan muncul kotak konfirmasi. Pilih Yes untuk melanjutkan menghapus tabel atau pilih No untuk membatalkan penghapusan tabel. Semua data yang telah dihapus tidak akan bisa dikembalikan lagi, kecuali kita memasukkan ulang data tersebut. Maka berhati-hatilah dalam menghapus data.
                      D. MEMERIKSA HASIL UPDATE DATA
Setelah data di-update, sebaiknya diperiksa apakah data yang di-update sudah benar atau belum. Tujuannya adalah untuk menghindari kesalahan dalam meng-update data. Salah satu cara untuk memeriksa data yang telah di-update adalah dengan menggunakan report. Langkah-langkah membuat report sebagai berikut :
1. Buka kembali file basis data Database Dataku.
2. Pilih tabel/query yang akan dibuat report-nya.
3. Klik tab menu Create, lalu klik/pilih , akan muncul gambar berikut.
4. Selanjutnya pindahkan nama field-field yang akan dibuatkan report-nya dari Available Fields ke dalamSelected Fields. Tekan > untuk memidahkan namafield satu per satu, atau klik >> untuk memindahkan seluruh field kedalam Selected Fields. Klik Next.
5. Klik Next lagi, lalu atur penyortiran data jika diperlukan Ascending (menaik) atau Descending(menuru), kemudian klik Next.
6. Pilih layout untuk report yang kita buat. Misalnya layout yang dipilih Tabular dan Orientation yang digunakan Landscape seperti pada gambar.
7. Klik Next untuk menuju ke tahap berikutnya.
8. Selanjutnya tentukan Style (gaya) dari report yang akan ditampilkan.
9. Setelah kita memilih salah satu style yang tersedia, klikNext.
10. Masukkan nama report yang diinginkan pada isian yang telah disediakan. Kemudian kita bisa memilihPreview the report (melihat hasil report) atauModify the report’s design (melihat hasil report dalam bentuk design view). Klik Finish.
11. Jangan lupa untuk menyimpan report tersebut.
12. Setelah report dibuat, kita bisa memeriksa data-data melalui Report.
                    E. MENCETAK HASIL UPDATE DAN DELETE DATA
Untuk mencetak hasil update dan hasil delete data, kita dapat menggunakan cara seperti pada bagian sebelumnya, yaitu :
1. Tekan Tombol Office
2. Print atau Ctrl+P, maka akan tampil gambar berikut.
3. Pilih nama printer pada kotak Name: Isikan nomor halaman yang hendak dicetak, pada kotak isian Page FromKlik All untuk mencetak semua data.
4. Untuk melakukan pengaturan jenis kertas, pewarnaan dan sebagainya, kita dapat menggunakan tombolProperties.
5. Tekan Enter atau klik OK jika sudah selesai, maka tabel akan tercetak beserta datanya.